Kalau postingan sebelumnya membahas mengenai esai bertemakan Peranku Bagi Indonesia yang saya buat untuk mendaftar beasiswa LPDP, kali ini saya akan memberikan gambaran sedikit tentang esai saya yang bertema Sukses Terbesar dalam Hidupku. Tidak ada yang sangat istimewa dari esai yang saya buat. Masing-masing orang sebenarnya memiliki nilai plus tersendiri dari apa yang mereka sampaikan dalam esai mereka. Hanya saja yang perlu diingat adalah apakah yang kita sampaikan benar-benar terjadi dalam kehidupan kita ataukah hanya hasil contekan dari ide yang dipaparkan oleh orang lain.
Intinya, apa yang kalian sampaikan itu bisa menggambarkan kepribadian kalian. Apakah kalian pribadi yang dicari oleh LPDP ataukah mungkin kalian masih harus berjuang untuk membuat diri kalian menjadi pribadi yang diharapkan. Kalian harus memiliki nilai pelayanan. Pentingkah? Penting. Karena nilai pelayanan salah satu nilai yang sangat dijunjung tinggi oleh penyedia beasiswa ini. Kalian yang memilih bersekolah di luar negeri haruslah mau kembali ke tanah air dan mengabdikan diri untuk kemajuan Indonesia. Tidak bersedia? Mungkin sebaiknya kalian mencari beasiswa dari penyedia beasiswa lain. Sesungguhnya ada sangat banyak beasiswa di luar sana.
Saya pernah membaca beberapa artikel mengenai LPDP. Salah satunya mengatakan bahwa LPDP itu sangat aneh, mungkin karena ia sudah mencoba mendaftar beasiswa ini beberapa kali dan tidak pernah berhasil sedangkan mungkin menurutnya dia adalah orang yang pantas untuk mendapatkannya.
Well, apakah memiliki CV dengan daftar pengalaman kerja, organisasi, dan hasil penelitian yang berlimpah bisa menjamin bahwa kalian akan mendapatkan beasiswa ini? Maaf, tapi jawabannya adalah TIDAK. Banyak dari penerima yang kelihatannya biasa saja seperti saya bisa menjadi awardee dari penyedia beasiswa ini. Jadi, bagi kalian yang merasa kurang atau tidak memiliki pengalaman yang luar biasa, jangan merasa ragu untuk bermimpi dan berjuang untuk mendapatkan beasiswa LPDP ini. Semuanya hanyalah permasalahan apakah kalian adalah pribadi yang layak untuk mendapatkan beasiswa ini karena sesungguhnya banyak sekali orang di dunia ini yang pintar tetapi tidak memiliki pribadi yang bisa dicontoh bagi orang lain.
Jadi kembali ke persoalan esai. Apakah makna sukses yang sesungguhnya? Hanya kalian yang tahu karena kalian lah yang mengalaminya. Jadi, yang perlu kalian tuliskan adalah suatu kejadian yang membuat kalian yakin bahwa pada saat itu atau kejadian itulah yang membuat kalian merasa telah menjadi orang yang sukses. Apakah kejadian itu sangat sederhana atau mungkin biasa saja bagi orang lain, semuanya tergantung dari cara kalian menyampaikannya. Banyak sekali cerita sederhana yang sebenarnya sangat menginspirasi.
Bosan dengan cerita di atas? Haha. Peace! Well, berikut ini adalah potongan esai saya bertema Sukses Terbesar dalam Hidupku. Semoga dapat sedikit memberikan gambaran tentang apa yang harus kalian tulis dalam esai kalian. Good luck, everybody!
KESUKSESAN YANG SESUNGGUHNYA
Kesuksesan.
Apa itu kesuksesan?
Satu kata ini berhasil membuatku berpikir keras. Satu kata yang membuat saya berpikir ulang tentang kesuksesan yang manakah yang benar-benar bisa disebut sebagai kesuksesan. Mungkin bukan cuma saya satu-satunya orang yang mempertanyakan makna kesuksesan yang sebenarnya. Mungkin ada ratusan orang, bahkan jutaan orang di dunia sedang memikirkan apa makna kesuksesan yang sebenarnya.
Setelah beberapa hari memikirkannya, saya berhenti sejenak. Saya menatap layar laptop saya hingga akhirnya saya memutuskan untuk membuka Kamus Besar Indonesia. Sayang sekali, di kamus itu saya hanya menemukan padanan kata yang tepat untuk menggambarkan kata kesuksesan itu. Kesuksesan = keberuntungan, keberhasilan. “Jawaban yang sangat tidak memuaskan. Apakah ketika saya beruntung maka saya telah sukses?” pikirku.
Sejak SD saya dikenal sebagai anak yang suka belajar. Bahkan Ayah saya mengatakan bahwa yang ada di dalam pikiran saya hanyalah segala hal yang berbau “sekolah”. Saya seringkali bersedih ketika nilai saya tidak sesuai harapan saya, namun kemudian saya selalu berusaha untuk memperbaikinya. Akhirnya saat perpisahan sekolah, Kepala Sekolah mengumumkan siswa yang meraih peringkat satu hingga sepuluh se-SD IKIP 1 Makassar pada saat itu. Saya merasa sedikit terkejut namun sangat senang karena pada saat itu saya meraih peringkat pertama. Sesuatu yang sangat luar biasa bagi saya dan tentu saja bagi Bunda saya yang saat itu menemani saya meraih penghargaan dari Kepala Sekolah. Bagi saya, kejadian itu merupakan salah satu kesuksesan terbesarku.
FYI:
Mohon maaf yang sebesar-besarnya, mulai sekarang saya TIDAK AKAN MENGIRIMKAN esai yang saya buat untuk mendaftar beasiswa LPDP dalam bentuk apapun mengingat saya lebih sering online menggunakan handphone, sangat jarang menggunakan laptop. Selain itu, menurut salah seorang teman. esai yang dibuat masing-masing peserta itu sifatnya privasi, tidak seharusnya disebarkan ke orang lain meskipun dengan tujuan membantu. Kemudian hal lain yang paling mendasar, tidak ada yang bisa menjamin bahwa mereka yang meminta tidak akan mengambil sebagian maupun seluruh ide yang terdapat dalam esai tersebut (plagiat). Ingat, LPDP sangat menjunjung tinggi nilai integritas. Kehilangan nilai tersebut bisa membuat kalian jatuh dalam proses seleksi.
Ada pertanyaan? Silakan kirim pesan ke IG: @auliyasahril atau meninggalkan pesan di kolom komentar dengan menyertakan alamat email kalian. Terimakasih! Good Luck! ^^v
Regards,
Auliyanti Sahril Nurfadhilah
Awardee LPDP Batch 20
Menulis Essay Sukses Terbesar dalam Hidupku Beasiswa LPDP
by
auliya
on
03:38:00
Salam Garuda Emas Indonesia! Kalau postingan sebelumnya membahas mengenai esai bertemakan Peranku Bagi Indonesia yang saya buat ...




